Rabu, 30 September 2015

CHAMPS 3

Thridth champs
          Minggu ketiga kegiatan Champs akhirnya terjalani, disana banyak terdapat beberapa materi yang diberikan oleh kakak- kakak senior untuk mahasiswa baru diantaranya:

Comunication skill, dalam materi ini mahasiswa diajarkan cara-cara komunikasi yang baik dan efektif mulai  dengan/antar individu dengan individu, antar individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Sehingga mahsiswa dapat memahami bagaimana cara berkomunikasi dengan orang lain dengan baik dan efektif tanpa menyinggung perasaan mereka yang kita ajak bicara

-         - simulasi debat mengenai berita yang pernah panas dimasanya yaitu terbentuknya dpr tandingan yang dibentuk oleh koalisi indonesia hebat yakni kubu presiden Jokowi. Karena mereka menganggap dpr yang ada pada saat itu banyak melakuan penyelewengan atau belum sesuai dengan asas demokrasi di Indonesia. Sehingga mahasiswa dapat melakukan didkusi yang baik dan benar, dan disini ditanamkan sikap menerima dengan lapang dada pendapat orang lain.



-         - Terakhir yaitu melakuakn orasi di depan semua mahasiswa UISI, disini mahasiswa diajarkan untuk berbicara di depan umum sehingga mental mahasiswa terbentuk sebagai mental yang kritis dan kuat

Senin, 21 September 2015

SECOND CHAMPS


          Sabtu, 19 september 2015  kampus uisi terasa berbeda dari akhir pekan biasanya, hari itu diadakan kegiatan CHAMPS tahap dua yang dimulai dengan acara apel pagi serta pengecekan perlengkapan, setelah itu dilanjutkan dengan beberapa materi salah satunya yaitu good attitude atau bisa diartikan dengan etika yang bagus.
          Kebudayaan yang diturunkan oleh nenek moyang kita yaitu tentang unggah ungguh atau beretika terhadap orang lain,  salah satu etikanya yaitu etika berbicara dengan mereka.  Mulai dari orang yang lebih tua dari kita yang cara ngomongnya harus lebih sopan karena untuk menghormati beliau sebagai orang yang lahir lebih dahulu lahir daripada kita.
          kedua yaitu kepada orang yang mempunyai jabatan lebih tinggi daripada kita, apabila berbicara pada mereka kita harus memakai bahasa yang lebih formal karena untuk menghormati beliau.
          Ketiga yaitu kepada orang yang memiliki jabatan yang lebih rendah daripada kita, apabila kita berbicara pada mereka bahasa yang kita gunakan dengan mereka adalah bahasa yang tidak terlalu formal.
          Keempat yaitu kepada orang yang sebaya dengan kita yaitu orang yang memiliki usua yang sama dengan kita, kita harus memakai bahasa yang digunakan sehari-hari dan jangan sampai menyakiti/ menyinggung perasaannya.
          Kelima, yaitu kepada oang yang usianya dibawah kita ataupun jauh dibawah kita, apabila berbicara dengan mereka kita harus memakai bahasa yang san tun karena kita secara tidak langsung sudah mengajari sopan dan santun kepada adik-adik kita tersebut

          Itulah beberapa etika berbicara yang seharusnya kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, dengan memakai bahasa dan etika yang sopan kita dapat saling menghargai dan menghormati antar individu yang berada disekitar kita, karena sopan dan santun merupakan ciri khas dari adab daerah timur.

Selasa, 15 September 2015

CHAMS 2015



Oleh            : Azwar Anshori Putra Biyatama

          Pagi itu Badan Eksekutif  Mahasiswa  Universitas Internasional Semen Indonesiamengadakan suatu kegiatan yang berfungsi untuk membentuk karakter mahasiswa menjadi:
Confident             : Yakin,
                                         Yakin dengan yang kita lakukan.
Honest                  : Jujur,
                                        Kalau dari diri sendiri saja susah, bagaimana dengan orang                                             lain.
Atraktive               : Menarik,
                Bukan hanya dari segi penampilan, namun softskill, dan                   kemampuan.
Megnanimus         : Rendah hati,
                                                    Seperti ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Pro-active              :Pro-aktif
                                              Bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri.
Solidarity               : Solidaritas
                   Kesetiakawanan yang harus dijunjung dalam hal                                 apapun dan bagaimanapun keadadaannya.

tidak hanya itu, peserta CHAMPS 2015 juga ditekankan  untuk taat beribadah sesuai Agama dan kepercayaan masing-masing.

          Semua karakter yang ditanamkan di hati mahasiswa tersebut diharapkan akan membetuk jati diri seorang mahasiswa yang nantinya akan meneruskan pembangunan bangsa Indonesia, tanpa karakter tersebut bangsa Indonesia tidak dapat bersaing dengan  bangsa asing.


 Kegiatan pembukaan CHAMPS sendiri dilaksanakan pada hari minggu, 13 september 2015, yang dimulai pada pukul 07:00 WIB sampai pukul 15:00 WIB. Acara CHAMPS sendiri terdiri dari Materi tentang champs, pengenalan organisasi,  Expo Lembaga Semi Otonom, dan diakhiri dengan berpanas ria untuk mendengarkan arahan dan penilaian dari kakak-kakak panitia yang super. Dan berakhirlah acara CHAMPS tersebut.